On The Complementarity between Online and Offline Music Consumption: The Case of Free Streaming

naura full

Penulis            : Godefroy Dang Nguyen, Sylvain Dejean, dan Francois Moreau

Tahun              : 2013

Nama Jurnal    : Received: 7 January 2013 / Accepted: 29 June 2013 Ó Springer   Science+Business Media New York 2013

Latar Belakang

Sejak tahun 2000 terjadi penurunan sebanyak setengah dari penjualan recorded music. Bersamaan dengan hal tersebut teknologi dan digitalisasi semakin berkembang pesat. Meskipun para produser music telah menjual karya musiknya secara digital, tetapi hal tersebut tidak membantu banyak. Ditambah lagi, banyaknya kasus pembajakan musik seperti file sharing atau download illegal music-musik di intenet. Menurut studi literature yang ada, file sharing atau pengunduhan secara illegal ini menurunkan penjualan album atau CD. Hal ini disebabkan file sharing merupakan quasi perfect substitute terhadap penjualan music yang legal.

Dewasa ini pun mulai bermunculan platform-platform free streaming service. Definisi free streaming music dalam konteks ini memiliki dua pengertian. Pertama, platform yang menyediakan jasa musik gratis tetapi terdapatnya iklan selama streaming. Kedua yaitu platform yang mengharuskan membayar flat rate dan mendapatkan akses unlimited. Contohnya seperti YouTube, Spotify, Joox, Deezer, dan lain-lain. Meskipun, free streaming music dinisi hanya berperan sebagai online radio.     

Studi-studi literatur yang sudah ada menunjukkan masih sedikitnya pembahasan mengenai free straming service. Literatur yang ada lebih banyak menekankan pada pembajakan-pembajakan musik. Nyatanya, berbeda dengan pembajakan music, free streaming service dalam hal ini merupakan suatu yang legal secara hukum. Sehingga, penulis ingin mengisi kekosongan akan hal pembahasan ini.

Penulis melalui penelitian ini ingin melihat bagaimana pola penggunaan dan konsumsi free streaming servie. Selanjutnya, mencari tahu korelasi meningkatnya free streaming service dengan penjualan CD. Penulis juga ingin menemukan hal-hal yang meningkatkan konsumsi free streaming service. Dugaan awal dalam penelitian ini adalah free streaming service memiliki dampak negaitf terhadap penjualan CD.      

Data

Penelitian ini menggunakan data yang diperoleh melalui survei online dari 2,007 responden masyarakat Perancis yang menggunakan internet. Lebih tepatnya lagi, sebanyak 1,008 responden merupakan perwakilan dari populasi masyarakat Perancis dan 999 sisanya merupakan perwakilan dari populasi Britanny. Survey ini dilakukan antara bulan Maret hingga April tahun 2011 oleh The Brittany observatory of digital uses.

Metodologi

 Variable dependen dalam  penelitian ini terdapat dua hal. Pertama, mengenai pola konsumsi musik yang ditunjukkan dari jumlah CD yang dibeli dalam dua belas bulan terakhir dan jumlah konser yang pernah dikunjungi sampai saat ini. Kedua, jenis genre musik CD yang dibeli atau konser yang didatangi, dimana terbagi menjadi tiga yaitu music klasik, musik internasional atau nasional yang popular, dan musik lokal. Pengukuran variable ini menggunakan range 0 hingga 5 untuk kuantitas barang yang dibeli. Pembelian lebih dari 5 barang termasuk dalam kategori 5.

            Streaming service dalam lingkup online music sebagai variabel independen utama  yang berupa dummy. Satu untuk responden yang biasa menggunakan streaming service dan 0 untuk lainnya. Contoh streaming service dalam pembahasan ini adalah YouTube, Spotify, Deeze, Joox, dan lain-lain. Variabel independen yang lain sebagai variabel kontrol terbagi dalam beberapa katgori. Kategori yang pertama adalah tingkat ketertatikan pada musik. Dalam kategori ini terbagi menjadi tiga yaitu sangat tertarik, sedang, dan tidak begitu tertarik pada music. Kategoti kedua yaitu media yang biasa digunakan untuk mendengarkan music melalui TV atau Radio. Kategori ketiga yaitu mengenai sumber rekomendasi music yang didaptkan, bersumber dari teman ataukah dari internet. Kategori keempat yaitu mengenai karkater sosial ekonomi dan sosial demografi. Kategori ini mencakup gender, usia, edukasi, pendapatan, dan jumlah populasi local. Deskripsi independent variabel dapat dilihat dalam table 2.

Metodologi yang digunakan penelitian ini adalah multivariate tobit regression. Penggunaan metode ini dikarenakan  karakteristik data yang digunakan adalah right censored data dan adanya endogeneity issue. Dalam pengolahan data, penulis menggunakan Stata Software dan perhitungan GHK algorithm.

001 002

Pembahasan

            Beberapa hasil menarik dapat dilihat pada table 4 dari perhitungan yang didapatkan. Ternyata, statistik menunjukkan bahwa tidak adanya implikasi dari streaming service kepada penjualan CD. Tetapi, streaming service memiliki korelasi positif dengan jumlah pengunjung pada live music atau konser musik untuk jenis musik intenasional atau nasional yang populer. Dalam hal ini, streaming service berperan sebagai barang komplementer terhadap konser musik tersebut. Selain itu, ketertarikan yang tinggi pada musik dan rekomendasi dari teman memiliki korelasi positif terhadap menonton konser musik. Dilain sisi, keberadaan acara musikal di televise secara statistic memiliki efek negative pada jumlah pengunjung konser musik lokal maupun klasik.Hal yang menarik dari perhitungan ini adalah dari umur 18 tahun hingga 59 tahun memiliki korelasi positif mengenai streaming service. Di lain sisi, rentang usia tersebut memiliki korelasi negative terhadap musik klasik. Tidak hanya itu, tingkat edukasi pertama, kedua, dan ketiga juga memiliki korelasi negative yang signifikan untuk musik klasik.            

            Perhitungan ini juga membuktikan dan mempertegas bahwa beberapa dugaan sebelumnya merupakan benar. Contohnya, internet memiliki korelasi positif terhadap streaming. Merupakan hal yang wajar karena pengguna internet sangat familiar dengan dunia online. Kemudian, rekomendasi music dari internet juga memiliki korelasi positif dengan streaming service. Kemajuan teknologi yang baru-baru ini saja semakin mutakhir menjelaskan alasan rentang usia 40 hinga 59 yang cenderung lebih membeli CD dibandingkan rentang usia lain.

Rekomendasi mengenai music dari televisi, radio, dan teman secara statistik berdampak positif terhadap pembelian CD. Uniknya, jumlah penduduk dan pembelian CD memiliki hubungan yang negative. Hal ini disebabkan semakin sedikit jumlah penduduk disuatu daerah maka semakin jarang dan sulit akses untuk diadakannya konser. Sehingga mereka lebih memilih untuk membeli CD untuk konsumsi musiknya. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimipulkan juga bahwa aspek-aspek yang memengaruhi konsumsi musik yaitu pendapatan, edukasi, dan rekomendasi sosial.

003

  • Gunakan kalimat yang baik
    You must be logged in to comment. Log in