Grandma Test: Paradoks Musik Bajakan

Grandma Test - Paradoks Musik Bajakan

Why Do Pirates Buy Music Online? An Empirical Analysis on a Sample of College Students

 

Penulis            : Grazia Cecere, Nicoletta Corrocher, Fabio Scarica

Tahun              : 2012

Jurnal              : Economic Bulletin 2012 vol. 32 Issue 4

 

Pendahuluan

Dengan berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi, Pembajakan musik ilegal secara online marak terjadi dan secara empiris terbukti mengurangi pendapatan perusahaan perekaman musik. Namun, disisi lain, akibat perkembangan teknologi juga pada 5 tahun terakhir penjualan musik melalui media online secara legal atau Online Music Store (OMS) terus mengalami peningkatan yang signifikan. Paper ini bertujuan untuk mencari tahu apa yang menyebabkan kedua hal yang bertolak belakang tersebut bisa terjadi dengan cara meneliti perilaku para “pembajak” yang melakukan pembelian musik secara legal melalui OMS.

 

Metode

a. Hipotesis

Penulis paper ini memiliki beberapa hipotesis mengapa peningkatan pembajakan musik secara online dapat berdampak positif kepada pembelian musik melalui OMS.

H1 : Individu dengan tingkat ketertarikan musik yang lebih tinggi akan lebih mungkin untuk membeli musik secara online

Semakin tinggi ketertarikan individu dengan musik, utilitas yang dia peroleh dari mendengarkan musik akan semakin tinggi hingga akan menciptakan Willingness to reward individu tersebut kepada pencipta musik yang ia dengarkan. Dan juga, dengan adanya media online, individu yang membajak sebuah lagu dapat menemukan lagu-lagu baru dan membentuk ketertarikan terhadap musik yang mereka temukan, sehingga meningkatkan konsumsi CD atau pembelian lagu online mereka (Bounie, 2015).

H2 : Pengguna Ipod lebih cenderung membeli musik melalui OMS.

Hipotesis kedua adalaha adanya hubungan antara MP3 player dengan OMS, terutama pada kasus Ipod dan Itunes. Dengan adanya Itunes, pengguna Ipod dapat membeli musik dari pencipta lagu favorit mereka secara praktis, mudah, dan cepat dan dengan mudah dapat langsung mengorganisisai file lagu mereka. Meskipun Ipod dapat mendapatkan lagu dari sumber lain selain Itunes, rasa kepemilikan Ipod membuat penggunanya untuk lebih berpartisipasi dalam transaksi Itunes (Voida, 2016).

b. Data

Data dikumpulkan melalui survey online melalui forum resmi beberapa universitas di Amerika Serikat dan Eropa. Seluruh responden merupakan mahasiswa dengan komposisi mayoritas sedang menjalani jenjang S1 dengan fakultas hukum, ekonomi, teknik, filosofi, dan sastra dengan total 414 responden. 100% dari responden mengaku pernah mengunduh lagu secara ilegal, yang berart seluruh responden dapat dikategorikan sebagai pembajak. Sedangkan, hampir 1/3 dari responden mengatakan bahwa mereka pernah membeli lagu melalui OMS paling tidak sekali. Dan sesuai dengan dugaan bahwa OMS yang paling dominan adalah Itunes.

c. Analisis

Metode : Regresi bertahap dengan model Probit.

Variabel Dependen : OnlineMusicStore (pernah atau tidak membeli musik melalui OMS)

Variabel Independen :

  1. indeks ketertarikan terhadap musik (MusicInterest)
    • waktu (jam) mendengarkan musik per minggu (0; 1-5; 6-10; 10-15; 15>)
    • memainkan alat musik (yes/no)
    • jumlah konser yang dihadiri dalam setahun (0; 1-3; 4-6; 7-9; 9>)
    • jumlah koleksi CD (<10; 10-30; 31-50; 51-100; 100>)
  2. Kepemilikan Ipod (yes/no)
  3. Beberapa variabel kontrol seperti jenis kelamin, pendapatan, fakultas, dan frekuensi transaksi online(secara umum) juga digunakan agar hasil regresi lebih akurat.

 

Hasil

Regresi Probit

Regresi Probit

Regresi bertahap diawali dengan melakukan regresi kepada sema variabel kontrol untuk memastikan keabsahan dari variabel-variabel tersebut. Lalu regresi kedua dilakukan dengan memasukan variabel kontrol lainnya dan variabel utama “music interest” untuk melihat signifikansi dari variabel tersebut. Langkah terakhir dari regresi ini ialah melakukan regresi terhadap seluruh variabelnya.

Dari tabel hasil regresi diatas, dapat dilihat bahwa kedua variabel independen utama, yaitu ketertarikan terhadap musik dan kepemilikan Ipod memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap variabel dependen, yaitu OMS. Hal ini dapat diinterpretasikan bahwa semakin tinggi ketertarikan individu terhadap musik, kecenderungan dia tersebut untuk membeli musik melalui online secara legal pun semakin tinggi. Dan juga seseorang yang memiliki Ipod akan lebih cendrung untuk membeli musiknya melalu layanan Itunes (OMS). Kedua hipotesis pada paper ini terbukti kebenarannya.

 

Kesimpulan

Penelitian ini menjelaskan alasan mengapa pada era informasi dan teknologi ini, meskipun pembajakan musik melalui online secara ilegal marak terjadi dan terbukti mengurangi pendapatan perusahaan yang menjual musik mereka dalam bentuk fisik (CD/DVD), penjualan lagu melalui media online terus mengalami peningkatan. Fenomena ini terjelaskan karena dengan adanya pembajakan musik secara online, individu dapat lebih mudah menemukan musik-musik baru, dan jika memang individu tersebut memiliki ketertarikan yang kuat terhadap musik maka willingness to reward individu tersebut pun juga tinggi sehingga ia akan rela mengeluarkan uang untuk mendengarkan pencipta musik favoritnya. Keberadaan teknologi MP3 player yang semakin canggih dan semakin terintegrasi juga mendorong pembelian musik online secara legal. Disebabkan oleh hal yang sama, pemilik Ipod merasa pembelian lagu melalui iTunes merupakan barang komplementer dari ipod tersebut.

 

Diulas oleh:

Faris Maulana

Staff Ahli Divisi Penelitian Kanopi FEB UI 2016

  • Gunakan kalimat yang baik
    You must be logged in to comment. Log in